Pages

Senin, 04 April 2011

Nyamuk Diciptakan Bukan Untuk Membunuh Manusia


Dalam kitab suci Al-Qur'an, Allah SWT seringkali menyeru manusia untuk mempelajari alam dan menyaksikan "ayat-ayat" yang ada padanya. Semua makhluk hidup dan tak hidup di alam jagat raya ini dipenuhi "ayat" yang menunjukkan bahwa alam semesta seisinya telah diciptakan. Di samping itu alam ini adalah pencerminan dari ke-Mahakuasaan, Ilmu dan Kreasi Pencipta-Nya. Adalah wajib bagi manusia untuk memahami ayat-ayat ini melalui hidayah islam dan akalnya, sehingga ia pun pada akhirnya menjadi hamba yang tunduk patuh di hadapan Allah SWT. Kendatipun semua makhluk hidup adalah ayat Allah SWT, uniknya ada sejumlah binatang yang secara khusus disebut dalam Alqur'an. Satu diantaranya adalah nyamuk, mungkin banyak di antara kita yang menganggap nyamuk sebagai serangga yang biasa saja, atau bahkan menjengkelkan karena suka mengganggu orang tidur.

Tahukah anda, bahwa aku sering dibasmi oleh manusia tatkala aku hinggap ditubuh mereka!
Tahukah anda, bahwa aku diciptakan di dunia ini untuk membuat manusia bekerja dan mengurangi pengangguran di muka bumi ini!
Tahukah anda, bahwa dengan adanya aku di dunia ini berdirilah pabrik-pabrik obat/racun untuk membasmiku!
Tahukah anda, bahwa ketika musim penghujan di negeri ini tiba, media cetak maupun elektronik berlomba-lomba untuk mempublikasikan aku untuk segera dibasmi dengan berbagai macam cara!
Tatkala media masa mengabarkan bahwa pada tahun ini yang terkena wabah Demam Berdarah telah mencapai angka kritis maka akulah sebagai kambing hitamnya!
Memang, aku adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang paling kecil dibanding ukuran tubuh manusia yang sebagai khalifah fi-l-ardh. Ironisnya, mengapa mereka begitu benci dan takut kepadaku.....!.

Pernyataan di atas semestinya mendorong kita sebagai seorang mukmin yang sejati untuk memikirkan keajaiban binatang yang satu ini tanpa harus mengklaim langsung bahkan membenarkan pernyataan-pernyataan tersebut. Adalah deep thinking bagi kita untuk memahami fenomena yang terjadi sesuai dengan ayat berikut: "Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu", lantas apa bedanya orang yang beriman dan orang yang kafir. Mari kita renungkan kembali apa yang dimaksud dengan surat Al-Baqarah ayat 26 ini:
"Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu[33]. adapun orang-orang yang beriman, Maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: "Apakah maksud Allah menjadikan Ini untuk perumpamaan?." dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah[34], dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasi.
[33] diwaktu Turunnya surat Al Hajj ayat 73 yang di dalamnya Allah menerangkan bahwa berhala-berhala yang mereka sembah itu tidak dapat membuat lalat, sekalipun mereka kerjakan bersama-sama, dan Turunnya surat Al-Ankabuut ayat 41 yang di dalamnya Tuhan menggambarkan Kelemahan berhala-berhala yang dijadikan oleh orang-orang musyrik itu sebagai pelindung sama dengan lemahnya sarang laba-laba.
[34] disesatkan Allah berarti: bahwa orang itu sesat berhubung keingkarannya dan tidak mau memahami petunjuk-petunjuk Allah. dalam ayat ini, Karena mereka itu ingkar dan tidak mau memahami apa sebabnya Allah menjadikan nyamuk sebagai perumpamaan, Maka mereka itu menjadi sesat.

Sejenak, Mari kita renungkan pernyataan berikut!Siapakah yang tidak pernah digigit nyamuk sejak ia dilahirkan dari rahim ibunya hingga tumbuh menjadi manusia dewasa?Apakah setiap gigitan tersebut dapat menyebabkan virus sehingga mengakibatkan ia terjangkit wabah demam berdarah?Adakah survei dokter yang telah nyata dan telah dipublikasikan kepada seluruh masyarakat dunia ini tentang sakit demam berdarah disebabkan oleh nyamuk lantas muncul sebuah himbauan untuk mencanangkan program 3M (menguras, menutup, mengubur barang-barang/tempat yang dapat menampung air sebagai perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk)? 
Orang yang beriman mengatakan bahwa "Segala bentuk penyakit datang akibat ulah manusia sendiri maka datanglah penyakit itu dan diizinkan oleh Allah SWT untuk terjangkit kepada manusia, akan tetapi kesembuhan itu datangnya berasal dari Allah SWT, maka kesembuhan dari penyakit itu juga hanya dimintakan kepada-Nya. Dialah Sang Maha Penyembuh bukan yang lain-lainnya, apapun profesi seseorang di bidang keahliannya (dokter, tabib, juru bekam, tukang pijat refleksi dll), mereka hanyalah wasilah datangnya kesembuhan pasien dari penyakitnya yang mendapatkan kehendak (usaha dan doanya terkabul) dari Allah SWT".
"Dan apabila aku (Ibrahim) sakit. DIAlah yang menyembuhkan aku" (QS Asy-Syu'ara 80).

Datangnya penyakit dalam tubuh seseorang tergantung dengan SUGESTInya tentang jenis penyakit tersebut, kalau ia berburuk sangka maka Allah SWT akan mengabulkan sesuai dengan sugestinya, sebaliknya kalau ia berbaik sangka maka penyakit itupun tidak akan terjangkit kepadanya. dalam hadits Qudsi Allah SWT berfirman:
يقول الله تعالى: أنا عند ظنّ عبدي بي، وأنا معه إذا ذكرني فإِنْ ذكرني في نفسه ذكرته في نفسي، وإن ذكرني في ملإٍ ذكرته في ملإٍ خيرٍ منهم، وإن تقرب إليّ شِبْرًا تقرَّبتُ إليه ذِرَاعًا، وإن تقرب إلي ذِراعا تقرّبت إليه بَاعًا، وإن أتاني يمشى أتيتُه هَرْوَلَةً

"aku terserah persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya (memberi rahmat dan membelanya) bila dia menyebut-Ku. Bila dia menyebut nama-Ku dalam hatinya, Aku menyebutnya dihati-Ku. Bila dia menyebut-Ku dalam perkumpulan orang banyak, Aku menyebutnya dalam perkumpulan yang lebih baik daripada mereka. Bila dia mendekat kepada-Ku sejengkal (dengan melakukan amal shaleh atau berkata baik), maka Aku mendekat kepadanya sehasta. Bila dia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Bila dia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat." (H.R. Bukhari Muslim)

Sedangkan orang kafir mengatakan bahwa "Segala bentuk penyakit berasal dari beberapa kasus (sugesti dari penyakit menular, seperti: sakit mata, TBC; nyamuk; lalat; psikis, dll), kemudian dia berobat minta kesembuhan ke beberapa dokter yang paling spesial bahkan bertaraf internasionalpun akan diusahakan demi kesehatannya sampai tidak terasa harta bendanya habis bahkan mereka rela didiagnosis oleh dokter akan meninggal pada bulan/minggu tertentu karena kondisi penyakitnya yang sangat parah. Singkat kata mereka hanya memakai logika saja, kalau sakit ini maka obatnya demikian tanpa mengenal siapa yang sesungguhnya membuat penyakit tersebut dan ditambah lagi selalu berburuk sangka terhadap penyebab wabah penyakit itu sehinga mengklaim bahwa wabah tersebut menular".

Survei membuktikan:
Nyamuk, seekor makhluk yang lemah tapi menakjubkan. Ketika membuat perumpamaan seekor nyamuk, Alloh SWT hendak menjelaskan kepada manusia bahwa makhluk yang kecil ukurannya ini, agung dalam penciptaannya yang mengagungkan penciptanya.

 Berikut ini adalah sebagian fakta tentang nyamuk:
  1. Dia adalah seekor betina.
  2. Memiliki seratus mata di kepalanya.
  3. Memiliki 48 gigi di mulutnya.
  4. Mempunyai 3 jantung diperutnya lengkap dengan bagian-bagiannya.
  5. Memiliki 6 pisau di belalainya dan masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda.
  6. Memiliki 3 sayap pada setiap sisinya.
  7. Dia dilengkapi dengan alat pendeteksi panas yang bekerja seperti infra merah yang berfungsi memantulkan warna kulit manusia pada kegelapan menjadi warna ungu hingga terlihat olehnya.
  8. Dilengkapi dengan alat pembius yang membantu dari bahaya jarumnya, agar manusia tidak merasakannya. Adapun yang kita rasa seperti gigitan dan gatal adalah hasil dari hisapan darah kita yang kemudian mengeluarkan sel darah putih untuk menutupi luka gigitan tersebut.
  9. Dilengkapi dengan alat penyeleksi darah, hingga dia tidak menyedot sembarang darah (yang disedot hanyalah darah kotor yang sudah usang berada di bawah permukaan kulit).
  10. Dilengkapi alat untuk mengalirkan darah hingga darah bisa mengalir lewat belalainya yang sangat lembut dan kecil.
  11. Dan yang lebih mengherankan lagi dari semua ini adalah bahwa ilmu pengetahuan modern telah mengungkap fakta bahwa di atas punggung nyamuk hidup serangga yang sangat kecil, yang tidak nampak kecuali dengan alat pembesar (mikroskop). Ini adalah salah satu bukti kebenaran dari firman Alloh SWT, "Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu…"
Anggapan banyak orang bahwa nyamuk adalah penghisap dan pemakan darah tidaklah sepenuhnya benar. Hanya nyamuk betina yang menghisap darah dan bukan yang jantan. Di samping itu, nyamuk betina menghisap darah bukan untuk kebutuhan makan mereka. Sebab baik nyamuk jantan maupun betina, keduanya hidup dengan memakan "nectar", yakni cairan manis yang disekresikan oleh bunga tanaman (sari madu bunga). Satu-satunya alasan mengapa nyamuk betina, dan bukan jantan, menghisap darah adalah karena darah mengandung protein yang dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan telur nyamuk. Dengan kata lain, nyamuk betina menghisap darah untuk mempertahankan kelangsungan hidup spesiesnya.

Allah SWT menciptakan nyamuk adalah untuk membantu kelangsungan hidup manusia di bumi ini. Mengapa demikian, karena nyamuk menghisap darah kotor dari dalam tubuh manusia yang berada di bawah permukaan kulit. Dari darah kotor tersebut dapat menyebabkan manusia ini terserang penyakit, seperti: demam berdarah, kanker, tumor, diabetes, batuk, demam, asam urat, pusing, sakit lambung, types, TBC, dll. Ironisnya, malah manusia membenci nyamuk, dan ingin membasminya hingga tuntas karena menyebabkan manusia meninggal dunia, lantas ada 3 cara untuk memusnahkannya beserta jentik-jentiknya (menguras, menutup rapat, dan mengubur). Demikianlah iklan di televisi yang sering kita jumpai.

Setelah diadakan diagnosis tentang penyakit demam berdarah DBD ini, dokter menyimpulkan bahwa penyakit ini disebabkan oleh kurangnya trombosit (sel darah merah) dalam tubuh manusia. Mengapa sel darah merah dapat berkurang? Dikarenakan toksin/racun yang mengendap dalam tubuh manusia yang tidak bisa keluar sehingga darah menjadi kotor yang menyebabkan seseorang sakit. Darah kotor adalah darah yang mengandung racun atau darah statis yang menyumbat peredaran darah, mengakibatkan sistem peredaran darah dalam tubuh tidak berjalan sebagaimana adanya, sehingga menyebabkan terganggunya kesehatan seseorang, baik secara fisik maupun mental. Bagaimana darah bisa kotor? Masuknya racun yang mengotori darah bisa melalui makanan seperti: pestisida, insektisida, fungisida, zat pewarna, penyedap makanan, hormon dan logam berat; melalui minuman seperti: zat pewarna, pemanis buatan (aspartame), zat aroma-essence, logam berat, bahan kimia dan lain-lain; melalui pernafasan disebabkan oleh asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok dan sebagainya. Serta melalui obat-obatan yang berupa antibiotik, analgesik, anti pyrertic dan sebagainya. Dari empat pintu masuk tersebut, darah kotor lalu menumpuk di bawah kulit. Jika darah kotor tersebut tidak dikeluarkan, maka tubuh akan melemah dan terserang penyakit. Untuk menyembuhkan penyakitnya, tidak ada cara yang paling efektif selain dengan gigitan nyamuk yang alami. Pasti anda akan tercengang dengan pernyataan tersebut.

Bagaimanakah keadaan motor jikalau oli pelumas mesinnya kotor? Asap motor menjadi hitam, suara mesinnya berubah ketika beroperasi, pijakan gearnya menjadi keras, pastinya tidak nyaman dikendarai. Lantas dengan kondisi seperti ini apa yang harus dilakukan? Motor masuk bengkel untuk diganti olinya. Demikian tubuh manusia apabila darah kotor banyak yang menyumbat dalam peredaran darah di dalam tubuh, maka harus dikeluarkan dan jangan heran anda akan banyak didatangi nyamuk.
Untuk menyembuhkan penyakitnya, tidak ada cara yang paling efektif selain bekam seperti yang pernah dilakukan Rasulullah SAW:
عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ
"Sesungguhnya metode pengobatan kalian yang terbaik adalah bekam" (HR Imam Bukhari ) .

Mengapa BEKAM yang disabdakan oleh Rasulullah sebagai pengobatan terbaik disamping yang lainnya? Karena berbekam pada intinya ialah membuang toxin (sel darah merah yang usang) dari tubuh, sedangkan darah itu sendiri merupakan zat berbahaya sebagaimana tersebut diatas, yang harus dibuang agar terjadi produksi sel-sel darah yang baru. Produksi sel darah yang baru bisa didapat dari mengkonsumsi makanan, minuman alami bukan yang siap saji dan obat-obatan herbal (madu, jintan hitam, kurma, dll). Bagi anda yang pernah berbekam, pasti akan merasakan daerah bekam tersebut terasa gatal setelah 24 – 48 jam, terkadang rasa gatalnya berpindah-pindah, itu merupakan sel darah putih yang siap keluar ke permukaan kulit untuk menutupi luka agar permukaan kulit pulih seperti semula. Kalau gigitan nyamuk, seketika itu juga permukaan kulit berubah bentuk dan warna (bentol dan memar kemerahan dibarengi rasa gatal), demikian pula pasca berbekam.

Demikian nyamuk, sesungguhnya ia diciptakan untuk menolong manusia agar terjaga dari penyakit yaitu menyedot darah kotor mereka. Ironisnya, manusia ini sudah terdoktrin dengan kejadian-kejadian yang intinya bukan berlandaskan dari al-Qur'an dan as-Sunnah yang merupakan pedoman hidup umat muslim. Anehnya, begitu cepat orang-orang muslim mempercayai doktrin-doktrin tersebut sehingga mengesampingkan ayat-ayat al-qur'an. Maka berhati-hatilah dengan firman Allah SWT berikut:
"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)". dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu".(Q.S. Al-Baqarah: 120)

Logikanya, kalaulah prediksi medis bahwa penderita penyakit demam berdarah semakin tahun semakin bertambah ketika musim penghujan. Sedangkan jentik-jentik nyamuk hanyut ditelan derasnya air hujan mengalir bahkan banyak terjadi bencana banjir di beberapa daerah. Akankah anda menyalahkan nyamuk sebagai biang keladi dari demam berdarah?. Masihkah benci dan takut dengan nyamuk? Bagaimanakah dengan kayakinan anda bahwa iman terhadap kitab merupakan rukun iman yang ke-3. Inilah Islam, agama yang benar, yang telah datang dengan semua ini. Maka mari kita merasakan keagungan-Nya, sungguh merugi siapa yang menolak agama ini. Innal hayaata 'aqiidatun wa jihaadun. Wallahu khoirul musta'an.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar