Pages

Kamis, 09 Juni 2011


WASIAT TRIMURTI
YANG BERBENTUK UNGKAPAN DENGAN KATA-KATA

  1. Bondo bahu pikir lek' perlu sa nyawane pisan. ( KH ahmad Sahal )
  2. Indonesia omahku, Asia tegal sawahku, Amerika planconganku. (KH Ahmad Sahal )
  3. Yen wanio ing gampang, wedi ing pakewuh, sebarang or kelakon, jer besuki mowo beo. ( KH Ahmad Sahal )
  4. Andaikata muridku tinggal satu, akan tetap kuajar, yang satu ini sama dengan seribu, kalaupun yang satu ini pun tidak ada, aku akan mengajar dunia degan pena. ( KH Imam Zarkasyi )
  5. Ya, Allah dari pada akau melihat bagkai Pondokku, pundutlah (matikanlah ) aku lebih dahulu. ( KH Ahmad Sahal )
  6. Satrio panindito, sugih tanpo bondo, ngulurug tanpo bolo, digdoyo tanpo aji-aji, menang tanpo ngasorake. (KH Ahmad Sahal )
  7. Lewih becik mikul dawet karo rengeng-rengeng katimbang numpak mobil karo mrebes mili.  (KH Imam Zarkasyi) ini dari kata-kata Ki Hajar Dewantara.
  8. Kalau saya punya santri mau berjuang kedesanya, membina dakwah dalam desa itu, anak seperti itu cukup besar bagi saya.  (KH Imam Zarkasyi )
  9. He, Anakku KH Idham Khalid dan kawan-kawan setelah kamu tamat dari sini, kelanjutanmu ke  Salim Nabhan Surabaya.  ( KH Imam Zarkasyi )
  10. Dalam menjalankan tugas ( pengabdian) anankanda supaya berpegang: Toto, titi, tatag, tutug. ( KH Ahmad sahal )
  11. Sebesar keinsyafanmu sebesar itu pula keuntunganmu. ( KH Imam Zarkasyi )
  12. Hati-Hati : harta, tahta dan wanita.  (KH  AHMAD SAHAL)
  13. Pondok ini supaya tetap berpegang: "Berdiri diatas dan untuk semua golongan."  (TRIMURTI )
  14. Motto pendidikan : "Berbudi tinggi berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran bebas." ( TRIMURTI)
  15. Pondok supaya teteap berpegang teguh pada Panca Jiwa Pondok, yaitu ; Keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, kebebasan .(TRIMURTI )
  16. Hidup sekali hiduplah yang berarti. ( KH Imam Zarkasyi )
  17. Jadilah Ulama yang intelek bukan intelek yang tahu agama. (KH Imam Zarkasyi )
  18. Patah Tumbuh hilang berganti. ( KH Imam Zarkasyi )
  19. Sesudah keluar atau bebas dari tawanan PKI Pak Sahal mengatakan : " Nyawa saya, nyawa turahan ( sisa ) yang paling nikmat adalah shalat dimasjid saya  ( KH Ahmad Sahal )
  20. Berjasalah tapi jangan minta jasa. ( KH Imam Zarkasyi )
  21. Berani hidup tak takut mati, takut mati jangan hidup, takut hidup mati saja. (KH Ahamad Sahal )
  22. Anak-anaku jangan sekali-kali punya sifat "adigang adigung adigna". ( KH Ahmad Sahal )
  23. Bila kamu menjadi pejabat ( pemimpin ) jangan bersikap ojo dumeh ( merasa hebat,  tinggi dan merendahkan orang lain ). ( KH Ahmad Sahal)
  24. Wong Urip, marani pati, jerone urip, toto pirantine ( KH Ahamad Sahal )
  25. Kalau kamu pergi, pergilah yang jauh yang dekat terlalui.(KH Imam Zarkasyi)
  26. Ojo suko pari suko, olo watake wong suko, nyudo kaprayitaning batin ( KH Ahmad Sahal )
  27. Bahwa Pondok ini telah diwakafkan resmi pada tahun 1958. ( TRIMURTI )
  28. Untuk meneruskan dan memeperjuangkan pondok perlu ada program, maka dirumuskanlah Panca Jangka Pondok Modern Gontor pada akhir tahun 1948, yaitu :1. Pendidikan dan Pengajaran, 2. Khizanatullah, 3. Pergedungan dan peralatan, 4. Kaderisasi, 5. Kesejahteraan keluarga Pondok.
  29. Dasar pemikiran diadakannya Pekan perkenalan adalah: Janganlah kehilangan tongkat yang kedua kalinya ( peristiwa 19 Maret 1967) ( KH Imam Zarkasyi )
  30. Mengenai calon istri kader/Guru, KH Ahmad Sahal mengatakan : "Calon Istri yang akan kesini itu ngrewangi opo ngrusuhi ?". ( KH Ahmad Sahal )
  31. Dalam mengembangkan Pondok ini, supaya selalu hati-hati ( KH Imam Zarkasyi )
  32. Pondok ini perpaduan /sintesa empat unsur ; 1. Al-Azhar, 2. Syanggit, 3. Santiniketan, 4. Aligarh. (TRIMURTI )
  33. Tidak boleh lengah dalam urusan Administrasi, harus selalu waspada setiap detik .(KH Imam Zarkasyi)
  34. Administrasi yang rapi, mutlak perlu ( wajib ) untuk menjaga kepercayaan.     ( KH Imam Zarkasyi )
  35. Ada uang bisa membangun,  ada uang tidak membangun berarti tidur nyenyak, tidak bekerja, uang habis, tidak ada bangunan sama dengan korupsi ( KH Imam Zarkasyi )
  36. Syekh Hasan Al-Baquri ( Menteri wakaf mesir ) telah datang ke Gontor :" Yang menjamin kelestaraian pondok bukanlah gedung-gedung yang megah, santri-santri yang banyak, guru-gurunya yang hebat tetapi filsafatnya.( TRIMURTI )
  37. Ketika Syekh Ahmad Syantuth ( Rektor Al-Azhar ) datang ke Indonesia berjabat tangan dengan KH Ahmad Sahal dan KH Imam Zarkasyi : "Beliau mengatakan supaya di Indonesia ini ada seribu  ( 1000) Gontor" .
  38. Anak-anaku, kalau kamu ingin mengetahui sesuatu, ajarkanlah sesuatu itu kepada Orang lain. ( KH Imam Zarkasyi )
  39.  Mengerjakan apapun, yang penting adalah sunggh-sungguh, Tenanan. ( KH Ahmad Sahal )
  40. Kunci keberhasilan Guru dalam mengajar adalah kecintaan sang guru kepada muridnya ( kalau seorang guru benar-benar mencintai muridnya ia tentu akan mujahadah lahir dan bathin, segala cara akan dicapai, maka ahirnya tentu akan mendapatkan cara/methode yang tepat, sehingga murid dapat menerima ilmu yang diajarkannya ). ( KH Ahmad Sahal )
  41. Kalau makan, minum dan tempat tidur saya lebih baik daripada makan, minum dan tempat tidur anak-anak saya ( santri saya) supaya anak-anak protes. ( KH Ahmad Sahal )
  42. Saya malu kalau rumah saya lebih baik dari pada Masjidnya. ( KH Ahmad Sahal )
  43. Janganlah kami dan Pondok kami ini, kamu jadikan seperti wc, hanya dikunjungi bila ada keperluan saja .( KH Imam Zarkasyi )
  44. Kamu adalah orang-orang yang berharga, tapi jangan minta dihargai, kalau minta dihargai harga dirimu habis sepeser pun tidak ada. (KH Imam Zarkasyi )
  45. Kalau kamu mengajarkan suatu mata pelajaran niatilah : kamu jadi profesor dalam mata pelajaran itu. ( KH Imam Zarkasyi )
  46. Kalau kamu datang pada suatu tempat kamu sudah punya wibawa, tinggal memelihara wibawa itu, kalau salah langkah wibawamu akan turun, bahkan bisa hilang sama sekali . ( KH Imam Zarkasyi )
  47. Kalau kamu hidup itu hanya untuk hidup senang, cukup sandang pangan, punya rumah dan isteri, lalu punya anak, kalau hanya itu saja, itu sama dengan kambing.  ( KH Imam Zarkasyi )
  48. Nasehat untuk Orang-Orang tertentu: 
  • Jangan suka berhutang, itu membuat dirirmu menjadi hamba orang lain ( hina ) jangan suka mengutangkan karena itu kamu membuat musuh. 
  • Kalau pembantumu pamit akan pulang, cepat-cepat saja izinkan, kalau tidak dia akan ngangkrik-angkrik. 
  • Jangan cepat-cepat mengatakan I love You kepada Isterimu, akau sendiri mengatakan itu, setelah mempunyai anak tiga. 
  • Jangan sembrono ( hati-hati ) kepada seseorang, kalau ia punya anak laki-laki.  
  • Wong kuwi kudu akeh pemareme, dadi kudu pinter nggawe pemarem dewe-dwe.
  • Kalau aku menawar murah, karena ini bukan untuk saya sendiri, ini untuk pondok. 
  • Ingatlah filsafat kulit uwi (ceritera seorang mertua yang kikir dengan menantunya).  ( KH Imam Zarkasyi ).   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar